SWANSEA DIAKUISISI PENGUSAHA AMERIKA SERIKAT

SWANSEA DIAKUISISI PENGUSAHA AMERIKA SERIKAT

BANDAR JUDI ONLINE SWANSEA DIAKUISISI PENGUSAHA AMERIKA SERIKAT Tahap baru sepakbola sebagai ladang bisnis senantiasa berlanjut. Sesudah beberapa pekan silam, tim yang baru saja turun kasta musim depan, Aston Villa, dibeli pengusaha asal Tiongkok, kali ini giliran kesebelasan asal Wales, Swansea FC, yang mengumumkan pemilik barunya asal Amerika Serikat.

Pergantian kepemilikan Swansea resmi terjadi pada akhir pekan ini. Diberitakan melalui website resminya, pejualan saham mayoritas kesebelasan ini melibatkan dua nama Jason Levien serta Steve Kaplan, dan sejauh ini prosesnya hanya tinggal tunggu kesepakatan dari Premier League. BBC mengklaim kalau Levien serta Kaplan sudah beli 60% saham Swansea sekaligus membuatnya menjadi pemilik saham mayoritas.

Kesepakatan ini terjadi usai kedua belah pihak melakukan negosiasi yang cukup alot sebelumnya. Namun pada akhirnya mereka sukses menemui jalan keluar terbaik yang menurut masing-masing belah pihak mencapai kesepakatan dan berharap Swansea ke depannya akan lebih berkembang lagi.

AGEN BOLA ONLINE

Pihak klub sendiri juga telah resmi memberikan ucapan terima kasih kepada Huw Jenkins yang notabene merupakan pihak pemegang saham lama. Swansea juga tak lupa menyatakan terima kasih karena Jenkins sukses membawa Swnsea lolos dari masa-masa sulit beberapa musim silam. Dan bila semua berjalan sesuai rencana maka diperkirakan transaksi ini akan rampung paling lambat pekan mendatang.

SkySports juga mengabarkan, keduanya diprediksikan merogoh kocek kurang lebih 30 sampai 50 juta Poundsterling dari harga Swansea yang diprediksikan senilai 100 juta Poundsterling. Pembelian Swansea oleh investor luar Inggris memanglah tidaklah terlalu mengagetkan. Awal april kemarin, BBC bahkan juga sudah menyampaikan kalau Swansea tinggal selangkah lagi Levien serta Kaplan.

Levien serta Kaplan bukan merupakan sosok lama dalam usaha olahraga. Keduanya bahkan juga di kenal menjadi pemain utama dalam percaturan usaha olahraga di Amerika Serikat. Levien yang saat ini baru berumur 43 di ketahui menjadi General Managing kesebelasan MLS, DC United. Sedangkan Kaplan yaitu satu diantara pemilik tim peserta NBA, Memphis Grizzlies.

Seperti yang di ketahui, perjalanan Swansea untuk menuju kursi mereka waktu ini di Liga Primer sangat berliku. Mereka bahkan juga nyaris bangkrut pada 2003 akibat utang yang nyaris mencapai nominal 1 juta Poundsterling.

Buruknya manajemen tim Swansea selanjutnya dapat diperbaiki oleh Jenkins. Bermodal bakatnya menjadi pebisnis, ia juga merubah Swansea jadi kesebelasan dengan nilai jual yang cukup tinggi serta sudah pasti merupakan salah satu yang disegani di Liga Primer.

Onlinebet777.com Onlinebet777.com
ONLINEBET777.COM MASTER AGENT BETTING ONLINE IBCBET SBOBET 368BET 338A ASIA8BET GUAVITA SOA888 SGD777 POKERKING 1SPOKER TOGEL
Copyright © 2016 CASINO ONLINE | JUDI BOLA ONLINE |AGEN BOLA IBCBET | AGEN IBCBET ONLINE | BANDAR BOLA | AGEN IBCBET | BANDAR JUDI BOLA | BANDAR BOLA ONLINE.
All Rights Reserved.